Ban Nyangkut, Penumpang Lion Air Tertahan 1,5 Jam di Pesawat

Posted on

Jakarta – Ratusan penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT867 tertahan selama 1,5 jam di dalam pesawat di Bandara Tjilik Riwut, Kalimantan Tengah. Hal itu terjadi akibat salah satu ban pesawat tergelincir dari landasan beberapa saat setelah mendarat.

Agas, penumpang pesawat Lion Air itu, mengatakan insiden terjadi sesaat setelah pesawat mendarat. Saat itu, pilot yang mestinya memutar di landasan pacu tak melakukan hal tersebut. “Belum sampai ujung landasan pacu, pesawat sudah memutar. Padahal pesawat yang digunakan maskapai Lion Air adalah pesawat besar,” ucap Agas.

Akibatnya, pesawat tak bisa bergerak lagi. Kapten pilot bernama Kurniawan pun meminta penumpang tenang dan tak turun dari pesawat. Pilot mengaku sedang berkoordinasi dengan pihak bandara dengan proses evakuasi memakan waktu 1,5 jam.

Menurut Agas, penumpang sebenarnya ingin turun dari pesawat yang tergelincir tersebut. Namun hal itu tak bisa dilakukan karena tak mendapatkan izin dari pihak Lion Air.

“Saya kira manusiawi ketika penumpang protes dengan nada tinggi mengingat apa yang kami alami. Semestinya ada alasan lain, penumpang dikeluarkan kemudian baru evakuasi pesawat. Jadi tidak harus penumpang berada di dalam sambil menunggu evakuasi pesawat,” ujar Agas dengan nada tinggi.

Sejumlah penumpang yang “tersandera” terlihat pucat. Bahkan, dengan tidak adanya penyejuk ruangan selama 1,5 jam di dalam pesawat ditambah panasnya cuaca saat itu, sejumlah penumpang terlihat “mandi keringat”.

Sumber : https://bisnis.tempo.co/read/news/2016/12/14/090827855/ban-nyangkut-penumpang-lion-air-tertahan-1-5-jam-di-pesawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *